Selamat Tinggal D5688UN

Rabu, 18 Januari 2012, tiba-tiba jam 5 pagi kakak saya masuk ke kamar dan berteriak, “Didiiiiiittttt….. motor kamu hilang….!!”. Antara alam sadar dan tidak sadar, saya terbangun dan melihat ke luar, benar saja sepeda motor itu hilang, Honda Beat hitam dengan nomor polisi D5688UN.

Karena itu satu-satunya kendaraan milik saya yang digunakan untuk tranportasi dari rumah ke kantor dan sebaliknya, mau tidak mau kali ini saya pergi ke kantor menggunakan kendaraan umum. Bukan karena apa-apa, tapi masalahnya jarak dari rumah ke kantor itu 25 km, Padalarang – Cicaheum. Memakai sepeda motor pun memerlukan waktu 1 jam.

Alhasil hari ini saya coba berangkat ke kantor menggunakan kereta api. Berangkat dari padalarang pukul 07.30 dan ternyata sampai stasiun Kiaracondong itu tepat pukul 08.30, bertepatan dengan batas akhir absensi di kantor. Konyolnya, perjalanan dari Kiaracondong menuju Cicaheum yang jaraknya tidak jauh, saya menggunakan 3 angkot yang berbeda. Itu karena sifat gengsi bertanya dan sok tau yang membuat salah naik jurusan angkot. Dan Touchdown kantor pukul 09.00. Absen merah….

Harus mencari alternatif angkutan umum lain yang lebih bersahabat dengan absensi kantor.

Super Hero = Super Konyol (Versi Jatuh Cinta)

Pahlawan Cinta?

Ketika seseorang sedang jatuh cinta, akan berbeda tipis antara mana tindakan yang heroik dan mana tindakan yang konyol. Hanya saja kita kadang menyadari perbedaan tipis itu ketika sudah putus atau lebih buruknya lagi ketika cinta ditolak. :)

Lebih buruk dari yang terburuknya lagi, saya adalah orang yang beberapa kali menyadari itu, sungguh apes sebenarnya takdir asmara saya. Oh Tuhan, kembalikan lah saya ke jalan takdir asmara yang lurus. Amin.

Tanpa bermaksud sombong, saya ingin pamer “kepahlawanan asmara” saya. (lho.. apa bedanya sombong sama pamer??).

Satu, Sebenarnya sisi pahlawan cinta yang heroik ini sudah muncul ketika saya SMP. Ketika itu saya punya gebetan namanya adalah Dian (ada ke-ambiguan gender ketika nama Dian disebutkan, demi Tuhan dia berjenis kelamin wanita, bukan pria). Sisi pahlawan romantis saya muncul dengan membuat kalimat “AKU SAYANG KAMU” di secarik kertas HVS, dan setiap hurufnya saya ambil dari guntikan huruf di koran dan majalah, berwarna-warni saya tempel huruf itu satu persatu di selembar kertas, dan saya dengan maskulinnya memberikan kertas itu ke dia sebagai surat cinta. Dan itu KONYOL..! Mohon jangan dicontoh..! pengen muntah :)

Dua, Jarak antara rumah saya dan kampus adalah sekitar 18 Km dan saya menggunakan sepeda motor tiap harinya untuk berangkat ke kampus dan pulang kerumah. Suatu hari saya seperti biasa berangkat dari rumah ke kampus karena ada kuliah, perjalanan memakan waktu 1 jam. Hari itu saya dan Puty (saya dulu berpikir kalo dia adalah calon istri saya, tapi ternyata dia udah jadi istri orang hehe) memang lagi ribut, ribut lewat sms. Jadi hari itu gak ada acara ngaterin Puty pulang atau bareng dia, dan setelah selesai kuliah saya langsung pulang saja kerumah, 1 jam perjalanan lagi. Dan baru beberapa menit menginjakan kaki dirumah, alangkah kagetnya kucing saya ketika saya tiba-tiba menendangnya karena saya baru saja mendapatkan pernyataan “putus” dari Puty lewat sms. Saya rasa kucing itu langsung tak sadarkan diri. Setelah membaca pernyataan yang paling menyakitkan itu, saya tidak terima, “Tidak… kalo mau putus gak bilang lewat sms, bilang langsung, OK.. saya kesana sekarang”. Kata “kesana” itu artinya ke kampus lagi, karena puty masih dikampus. Saya dengan gagah beraninya balik lagi ke kampus, pake motor, 1 jam lagi, hanya untuk diputusin. Dan setelah dia bilang langsung, saya balik lagi ke rumah, pake motor, 1 jam lagi dijalan. Ternyata pahlawan butuh pengorbanan 2 jam lebih perjalanan hanya untuk diputusin. dan itu KONYOL..!

Tiga. Masih mengenai Puty, dia adalah orang yang agamis. Puty selalu ngingatkan saya sholat, puasa, ngaji dll. Sedangkan saya adalah orang yang oportunis, kalo lagi beruntung yaa sholat.. (itu dulu ya Tuhan, sekarang udah tobat). Puty adalah orang yang gak bisa begadang, dan saya adalah manusia setengah kelelawar hidup di malam hari. Setiap subuh puty selalu sms ngingatkan buat sholat. Jika saya gak bales smsnya, dia marah2 dan ngangka saya gak sholat subuh (padahal emang gak hehe). Trik supaya dia gak ngambek, kadang saya cuma bangung subuh buat bales sms aja, setelah itu tidur lagi. Yahh.. tapi lama-lama juga pasti ketauan. Akhirnya dia memberi syarat yang lebih sulit lagi, setiap subuh saya harus telepn dia pake telepon rumah, yang artinya saya harus telepon dia dari ruang tengah rumah untuk menandakan bahwa saya bangun subuh. (padahal tetep, bangun subuh, telepon dia, dan tidur lagi). KONYOL..! dan dosa.. hihih

Empat. Saya pernah nongkrongin kampus seseorang tiap hari selama 2 hari, diem di gerbang keluar kampusnya, hanya untuk ngajak dia ngobrol. Kenapa 2 hari? Yaa karena pada hari pertama, saya sudah nongkrongin gerbang kampusnya selama lebih dari 3 jam, setelah dia keluar gerbang dia lewat begitu aja dan cuek. hari pertama gagal. Dan besoknya saya lakukan aksi protes yang serupa. KONYOL

Lima. Nganterin sarapan tiap pagi ke kosan cewek, selama seminggu penuh, supaya dia mau pergi ke Trans Studio bareng saya. Berhasil sihh.. tapi ternyata itu KONYOL.

Sisi Gila

Beberapa saat yang lalu, teman saya meng-uploud sebuah foto. Betapa kagetnya saya ketika melihatnya. Sebuah foto saya yang diambil ketika masih di universitas dulu, beberapa tahun yang lalu. Tapi, semua orang pasti memiliki sisi lain kan? sisi gila.

Ada banyak pandangan mengenai foto ini. Banyak orang mengatakan saya mirip beberapa figur, dari mulai pemain bola sampai dengan artis (asisten uya kuya di acara hipnotis itu lhoo..). Ketika melihat api, anda akan tidurrr… (Zzzzzzz…..)