by

Cara Mencari Ide Tulisan Untuk Blogmu

Mencari ide tulisan pada blog merupakan proses awal untuk pembuatan konten. Biasa beberapa teman mengalami stuck pada masalah satu ini. Pertanyaan-pertanyaan berikut menjadi listnya:

  1. Mau nulis apa?
  2. Ada pembacanya gak kalau nulis itu?
  3. Kemarin aku nulis kok gak ada yang baca ya?
  4. Di google susah banget dapat peringkatnya

Pertanyaan-pertanyaan itu sering muncul. Kebetulan kemarin Saya riset kecil-kecilan untuk mencari keyword sering dicari di mesin pencari dengan tema tertentu. Saya mengajak teman saya seorang mahasiswa yang tertarik dengan suatu tema usaha tertentu. Kami memproduksi 29 artikel dengan spesifik keyword yang sering dicari melalui mesin pencari terutama google. Hasilnya bagi saya lumayan sih atau bagi beberapa mastah mungkin sedikit.

Saya mendapat trafik segini dengan 29 artikel

Keisengan ini menjadi menarik bagi saya. Saya jadi sering riset-riset kembali konten berbahasa Indonesia. Mencari kata kunci terkait untuk mengembangkan blog tersebut.

Dengan menulis ini, Harapan saya nantinya ada teman-teman yang ingin berbagi ilmu dibidangnya bisa lebih mudah menemukan: Apa sih yang banyak dicari orang tentang bidang ini?

Lalu,

Yang pertama saya lakukan dalam pencarian ide konten itu adalah

1. Mencari tema tulisan berdasarkan tema dipilih

Saya menggunakan tools gratisan seperti Neilpatel.com dan keywordtool.io (tidak ada pesan sponsor) untuk melakukan pencarian tema. Di keduanya saya menggunakan versi terbatasnya. Pada kasus ini saya menggunakan tema Lemper. Lalu munculah Lemper Ayam dengan volume pencarian 2900 per bulan. Lihat gambar di bawah

Tema “lemper” dengan tool neilpatel

Di sini akan muncul masalah :

Lemper ayam itu nulisnya harus gimana?

Apakah pengertian lemper ayam, harga lemper ayam, cara membuat lemper ayam, bungkus lemper ayam atau yang lain?

Nah memang benar bahwa lemper ayam ini masih terlalu umum sehingga kita susah untuk menentukan kemana arah tulisan itu. Lalu perlu mencari tema (keyword) lebih spesifik.

2. Melakukan pencarian keyword lebih spesifik

Balik lagi, Ketika kita hendak menulis lemper tentu akan tidak jelas arahnya kemana. Terlalu lebar bukan?

Lemper yang mana nih? Lemper ayam? atau lemper goreng? atau apa?

Lalu solusi dengan mencari tema yang lebih spesifik. Kita masukkan dulu tema tulisan kita, kita explore yang lebih spesifik lagi.

Caranya?

Bisa memasukkan keyword itu dalam tool pencarian keyword.

Misal dalam kasus ini lemper

  1. Lemper ayam
  2. Lemper goreng
  3. Lemper bakar

Tema-tema diatas tentu akan lebih mudah menulisnya daripada lemper aja. Bukan begitu?

Nah sekarang apakah ada yang lebih spesifik dari lemper ayam? coba mari kita cari:

Ada 2 cara

  1. Menggunakan fitur related kalau di Neilpatel.com
  2. Memasukkan keyword Lemper ayam lagi

Mari menggunakan fasilitas related kalau di neilpatel.com

Related keywords Lemper Ayam

Nah gimana? sudah ada ide spesifik bukan. Mungkin dalam hati sudah tau oh ternyata paling sering dicari adalah Cara Membuat Lemper Ayam

Kalau sudah ketemu arahnya tentu kita lebih mudah dalam pembuatan konten bukan? Kita juga bisa mengoptimasi dengan konten lebih mendalam dan detail agar si visitor puas dalam membaca.

Jangan puas dulu, jangan-jangan konten yang dibikin itu sudah basi. Mari kita verifikasi dengan tips nomer 3

3. Verifikasi Google Trends

Sebenarnya intinya adalah menjawab pertanyaan apakah menulis tema itu masih ada peminatnya?

Kira-kira begitu. Coba kita cari di dalam tema Lemper Ayam

Google Trends Lemper Ayam

Saya pribadi tidak suka dengan trends yang menanjak naik. Untuk konten yang trafiknya mengendalkan dari mesin pencari saya cenderung suka konten yang trendnya stabil. Tidak naik banget atau malah turun banget 🙁

Kalau kita mau mencari sebenarnya banyak sih, tentukan saja tema blogmu dan coba explore nanti juga nemu.

Beruntung juga ketika pemerhati tema tertentu tentu akan tau bagaimana trendsnya

Sekian dari saya, apa sudah menemukan ide tulisanmu? ada pertanyaan? kalau pertanyaan susah buat pekerjaan rumah aja yak :))))

bisa tulis dikomen atau email

[email protected]

Write a Comment

Comment