Konon kata Rumi, Perjalanan mengembalikan kekuatan dan cinta ke dalam hidupmu.

Catatan Bayu.web.id kedua kali ini adalah puncak Becici. Setelah yang petama mengupas tentang Mangunan, tempat asik buat menikmati pagi.  Sebenarnya puncak Becici tak jauh dari Mangunan, hanya sekitar 5 km an.  Destinasi puncak Becici ini bisa menjadi satu paket dengan Mangunan.  Mungkin kamu bisa tanya ke tryveling untuk paket ini atau lansung kontak bosnya [email protected]

IMG_20160619_134426

Oh iyaa siang tadi aku habis main ke sana.  Mulanya tidak ada tujuan resmi ke sana ngapain, hanya jalan-jalan mengisi waktu kosong karena internet di rumah sedang ngadat dan tidak bisa bekerja 🙁 Baiklah akhirnya memutuskan jalan-jalan ndak jelas dan akhirnya ke sana.

Dari rumah saya menuju Pundong lalu Imogiri lalu Dlingo.  Aku sempat bingung antara melewati Mangunan atau Hutan Pinus karena kebetulan jalannya berbeda.  Akhirnya aku putuskan untuk melewati pinus.  Di pinus hari ini ramai sekali, banyak yang pacaran, foto-foto dan piknik keluarga.  Nampaknya mereka sedang bersenang-senang.  Oke Lewat saja deh Pinusnya. Akhirnya aku lewati Pinus.

Sekitar 1 km dari Pinus bertemulah pertigaan ada tulisan “Puncak Becici”.  Awalnya aku kira ini semacam bukit kayak Mangunan tapi ternyata berbeda.  Perjalanan dari pertinggaan sampai ke Becici mumbutuhkan waktu 10 menitan mengunakan sepeda motor.

Perjalanan dadakan ini ndak maksimal.  Selain tanpa rencana juga BETERAI HANDPHONEKU DAH MAU HABIS! Sial memang, tapi anak ganteng ndak boleh mengeluh.  Bermodal baterai kurang dari 10 % tetap aja nekat ke sana.  CAYOOO!

Sampai di plang Puncak Becici sebenarnya bingung ada dua jalan cabang, namun ternyata itu sudah sampai setelah bertanya ke pengelola, dengan memilih jalan ke kekanan sudah sampai tempat parkir.  Untuk masuk ke Puncak Becici tidak bayar, hanya membayar biaya parkir saja. Untuk motor sebesar Rp 2000,-.

IMG_20160619_134254

Di parkiran Becici sudah disambut suhu dingin khas Dlingo.  Dinginnya hampir miriplah dengan Mangunan.  Seperti halnya Hutan Pinus, di Puncak Becici ini juga banyak Pohon Pinus berdiri tegap dan hormat kepada langit.  Dari parkiran terlihat jelas bebatuan ditata rapi untuk jalan menuju ke PUNCAK BECICI! Oke, aku dengan semangat langsung menuju tempat itu.

Perjalanan menuju puncak membutuhkan kurang lebih 10 menit.  Ndak jauh kok.  Di kiri kanan jalan kamu akan melihat plang himbauan untuk menjaga kebersihan, tidak merusak dan tidak membuang sampah sembarangan.  Untuk kondisi hujan seperti hari ini tanahnya agak becek, namun masih bisa di lewati dengan aman dengan terus konsisten berjalan di atas batu yang ditata rapi.  Oh iyaa, tidak semua jalan menuju Puncak Becici ada batunya yaa, beberapa tidak, sekitar 25% sih.

IMG_20160619_134633

Tenang berjalan di sini ndak usah takut kepanasan atau ndak nyaman.  Di sini dingin (suasana gunung), jadi kamu tak perlu takut kepanasan, enak banget buat jalan.  Di sekitar perjalanan juga disediakan maianan dimana kamu bisa leren dulu.  Ada tempat duduk, ayunan, dll.

Ngintip Jogja Dulu

Ngintip Jogja Dulu

Nah sekitar 10 menit perjalanan sampailah pada tempat tujuan.  WOW! kamu bisa melihat Jogja dari sana.  Asiknya kamu bikin tebakan dengan temanmu, kraton mana hayoo? Malioboro? Angkringan KR mana? *lah kalau angkringan jelas ndak kelihatan sih*.  Di puncak juga di sediakan apa yaa namanya, semacam tongkrongan namun di atas pohon.  Kamu bisa naik lalu menikmati di posisi lebih tinggi.  Selain itu di puncak Becici juga disediakan gazebo, jadi kamu ndak perlu khawatir kalau hujan.  Oh iyaa untuk makanan ndak usah kawatir, di deket parkiran banyak, kamu bisa memilih makanan di sana 🙂

IMG_20160619_134656

Sekian deh ceritanya Bolang mau makan dulu 🙂

Selamat Berpuasa yaa! Selamat juga sudah nyangkut di Blog ini <3

IMG_20160619_134703

Bonus posting!